Perang Saudara Alex Marquez Akan Menyusul Kakaknya Di Motogp Pekan Depan


Perang Saudara Alex Marquez Akan Menyusul Kakanya Di MotoGP Pekan Depan - Tim Pramac Ducati mengkonfirmasi bahwa mereka tertarik merekrut Alex Marquez. Adik Marc Marquez tersebut tengah tampil gemilang di Moto2.

Alex Marquez berhasil meraih podium pertama pada gelaran Moto2 GP Prancis. Hasil tersebut membuatnya sekarang berada di posisi keempat klasemen pebalap.

Performa apiknya tersebut menarik minat tim Pramac merekrutnya untuk mengarungi MotoGP 2020. Ia diproyeksikan menggantikan Jack Miller yang kontraknya akan habis selesai animo ini.

Kepala tim Pramac, Francesco Guidotti bahkan telah menjalin komunikasi dengan manajer Alex, Emilio Elzamora. Tim asal Italia ini memang tengah mencari rider berbakat dari Moto2 yang siap naik kelas ke MotoGP.

"Kami telah bertemu dengan Alzamora untuk melihat apakah ada kemungkinan membawa Alex ke sini, itu yaitu mekanisme standar: ketika seorang manajer pebalap berbicara dengan kami, kami melakukannya, dalam hal apa pun, kami merencanakan pertemuan lain," ujar Guidotti dilansir dari Marca.

"Jack tidak mempunyai kontrak untuk tahun depan dan kami harus memikirkan solusi lain bila dia ingin pergi ke tim pabrikan atau ke daerah lain, seandainya bila kami tidak sanggup memenuhi apa yang dia butuhkan."

"Kami perlu mempunyai citra ihwal pasar dan mereka yang ingin pindah dari Moto2 ke MotoGP dengan segala sesuatu yang sanggup kami lakukan. Tapi kami tidak fokus pada pebalap tertentu dan, bila mungkin, kami ingin mempertahankan pasangan rider kami ketika ini," ungkapnya menjelaskan.

Sementara Alex cukup antusias melihat kemungkinan dirinya naik kelas ke MotoGP di 2020. Pria 23 tahun ini mengaku telah siap membalap di kelas paling bergengsi tersebut.

"Saya berkata saya tidak akan mengambil keputusan bila saya tidak merasa siap, tahun ini saya merasa lebih siap dan saya pikir bila saya punya peluang, saya tentu saja akan mengambilnya. Tapi, saya masih harus melaksanakan yang terbaik untuk pekerjaan saya ketika ini," tutur Alex Marquez mengenai peluangnya ke kelas MotoGP.


Perang Saudara Alex Marquez Akan Menyusul Kakanya Di MotoGP Pekan Depan

Finis Keenam, Rossi Mengaku Salah Pilih Ban


Finis Keenam, Rossi Mengaku Salah Pilih Ban - Valentino Rossi mengaku sempat berada dalam persoalan untuk menentukan ban di MotoGP Spanyol. Pada kesudahannya The Doctor salah pilih ban dan sulit bersaing di posisi terdepan.

Setelah jadi runner up pada balapan sebelumnya di Austin, Rossi hanya sanggup finis di posisi enam dalam hajatan MotoGP Spanyol. Memulai balapan dari posisi 13, The Doctor lalu finis di urutan enam.

Kesalahan menentukan ban diklaim Rossi punya imbas besar dalam hasil tak memuaskan yang ia raih di Sirkuit Jerez. Itu makin diperparah dengan hasil jelek dalam sesi kualifikasi, yang menciptakan Rossi harus start jauh dari posisi depan.

Baca juga : Hendra/Ahsan Juara, Indonesia Dua Gelar di New Zealand Open 2019

"Kami menciptakan pilihan ban di saat-saat terakhir. Saya ingin membalap menggunakan ban medium, tapi lalu temperatur meningkat tinggi dan kami berpikir 'medium atau keras? medium atau keras? medium atau keras?' Pada kesudahannya kami menggunakan ban keras, dan saya pikir ini yakni perubahan besar yang harusnya sanggup kami lakukan (untuk sanggup hasil lebih baik)," papar Rossi.

Fakta bahwa Maverick Vinales sanggup hasil cantik dengan menggunakan ban medium menciptakan Rossi yakin pemilihan ban menjadi alasan atas hasil yang ia raih di Jerez. Rossi pede sanggup bersaing memperebutkan podium andai pilihan bannya tepat.

"Saya sangat ingin tau mencoba ban medium, sebab pada kesudahannya Maverick sangat cantik dengan ban itu."


"Saya pikir, kalau saya memulai balapan dari posisi lebih depan sedikit, maka saya akan sanggup berada dengan grup pebalap di posisi paling depan, tak jauh dari Vinales (finis ketiga)," tuntas Rossi.


Finis Keenam, Rossi Mengaku Salah Pilih Ban