Kalahkan Mu, Real Madrid Jadi Merek Sepakbola Paling Bernilai Di Dunia


Kalahkan MU, Real Madrid Kaprikornus Merek Sepakbola Paling Bernilai di Dunia - Musim jelek tak menciptakan Real Madrid kehilangan pamor. Raksasa Liga Spanyol itu menjadi merek sepakbola paling bernilai di dunia, mengalahkan Manchester United.

Sebuah laporan tahunan dirilis Brand Finance, konsultan evaluasi merek independen asal Inggris. Dalam laporannya, ia menempatkan Madrid sebagai klub dengan merek paling bernilai di dunia.

Dalam laporannya, Real Madrid menjadi merk dengan nilai tertinggi yaitu 1.646 miliar euro atau sekitar Rp 26.6 triliun. MU di posisi dua dengan 1.472 miliar euro atau Rp 23.7 triliun. Madrid kembali ke puncak daftar ini sesudah terakhir mencapainya pada 2010.

Lihat juga : Skenario Liverpool Rebut Juara Liga Inggris dari Man City

Di posisi tiga sampai lima besar ada Barcelona (1.393 miliar euro), Bayern Munich (1.314 miliar euro) dan Manchester City (1.255 miliar euro).

Di posisi enam sampai sepuluh ada Liverpool (1.191 juta euro), Chelsea (968 juta euro), Paris Saint-Germain (914 juta euro), Arsenal (885 juta euro), dan terakhir Tottenham Hotspur (758 juta euro).

Dalam penjelasannya, Brand Finance menyebut Madrid mengalami kenaikan nilai sebesar 26.9% dari tahun kemudian yang hanya berada di posisi dua dengan nilai 1.297 miliar euro.

Sementara MU yang animo kemudian berada di peringkat pertama, turun ke posisi dua dengan penurunan nilai sebesar 5,8 persen dari sebelumnya mencapai 1.564 miliar euro.

Lihat juga : Hasil Liverpool vs Barcelona: Menang 4-0, The Reds ke Final

Kenaikan nilai Madrid didasari dari keberhasilan menjuarai Liga champions sebanyak empat kali dalam lima animo terakhir, yang menimbulkan pendapatannya meningkat drastis.

Selain itu, Madrid juga menempati posisi pertama dalam merk sepakbola terkuat, dengan skor Brand Strength Index (BSI) mencapai 95,5 dari 100, unggul dari rival berat mereka Barcelona (BSI 95,4). Venue performance sangkar Madrid, Santiago Bernabeu, juga menerima skor tertinggi dengan 74,3 dari 100, mengalahkan Signal Iduna Park (Borussia Dortmund) dan Allianz-Arena (Bayern Munich).

"Real Madrid mengatakan tahun ini yang sangat berkuasa di dunia sepakbola. Mereka menang tidak hanya sebagai merek yang paling berharga dan terkuat, tetapi nilai perusahaan dan stadion mereka juga berada di peringkat kedua. Klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Eropa balasannya menuai manfaat dari kinerja spektakuler di dalam dan di luar lapangan dalam kurun waktu 10 tahun," ujar Bryn Anderson, administrator Brand Finance.

Musim ini, performa Madrid sedianya mengecewakan. Mereka gagal mempertahankan gelar Liga Champions dan kalah dalam persaingan gelar LaLiga dengan Barcelona. Karim Benzema dkk juga gagal meraih Copa del Rey, dan hanya merebut gelar Piala Dunia Antarklub pada Desember lalu.

Berikut Merek Sepakbola Bernilai Paling di Dunia versi Brand Finance

Real Madrid 1.646 miliar euro (Rp 26.6 triliun)
Manchester United 1.472 miliar euro (Rp 23.7 triliun)
Barcelona 1.393 miliar euro (Rp 22.5 triliun)
Bayern Munich 1.314 miliar euro (Rp 21.2 triliun)
Manchester City 1.255 miliar euro (Rp 20.2 triliun)
Liverpool 1.191 miliar euro (Rp 19.2 triliun)
Chelsea 968 juta euro (Rp15.6 triliun)
Paris Saint-Germain 914 juta euro (Rp 14.7 triliun)
Arsenal 885 juta euro (Rp 14.3 triliun)





Tottenham Hotspur 758 juta euro (Rp 12.2 triliun)Kalahkan MU, Real Madrid Kaprikornus Merek Sepakbola Paling Bernilai di Dunia

Tragis, Mimpi Man United Ke Liga Champions Dikandaskan Klub Juru Kunci


Tragis, Mimpi Man United ke Liga Champions Dikandaskan Klub Juru Kunci - Huddersfield Town sudah terdegradasi sedari Maret, dan cuma sanggup empat poin dari 24 adu terakhir. Klub dasar klasemen itu menghancurkan mimpi Manchester United ke Liga Champions.

Meski tidak hingga kalah, adu dengan Huddersfield bisa dianggap sebagai titik nadir penampilan MU ekspresi dominan ini. Dalam adu yang begitu krusial untuk meraih sasaran ke Liga Champions, justru hasil imbang yang didapat Paul Pogba dkk.

Scott McTominay mencetak gol cepat di John Smith's Stadium. Tapi sehabis itu MU ibarat tak punya kemampuan untuk mencetak gol kedua. Sampai pada kesudahannya lewat sebuah serangan balik kilat David De Gea dikolongi dan gawangnya kebobolan. Laga tuntas dengan skor 1-1.

Baca juga : Karena Semangat Liverpool Tak Pernah Padam

Tambahan satu poin menciptakan MU harus menghapus mimpi lolos ke Liga Champions ekspresi dominan depan. Dengan hanya ada satu pertandingan tersisa di Liga Inggris ekspresi dominan ini, MU tak mungkin bisa mengejar Tottenham Hotspur di posisi empat klasemen Liga Inggris, yang sekarang unggul empat angka.

Meski MU tengah naik turun dan sangat jauh dari konsisten, hasil imbang di sangkar Huddersfield sejatinya ialah sebuah kekalahan besar. Huddersfield ketika ini berstatus tim juru kunci. Dari 37 adu yang sudah dijalani mereka hanya meraih tiga kemenangan, enam kali imbang (termasuk dengan MU) dan 28 kali kalah.

Bukan sekadar juru kunci. Klub berjuluk The Terriers itu ialah yang pertama terdegradasi ekspresi dominan ini. Pada 30 Maret mereka dipastikan kembali ke Divisi Championship sehabis kalah 0-2 di sangkar Crystal Palace. Atas hasil itu Huddersfield menyamai rekor Peremier League dalam hal klub yang paling cepat terdegradasi, yakni ketika Liga Inggris masih menyisakan enam pertandingan.

Secara teknis, Huddersfield sekarang merupakan klub terburuk di Premier League. Selain poinnya paling sedikit (15), mereka juga tim paling jelek dalam hal poduktivitas (21 gol) dan duduk di urutan dua sebagai klub dengan jumlah kebobolan paling banyak (75).


Tragis, Mimpi Man United ke Liga Champions Dikandaskan Klub Juru Kunci