Mulut Berbuih, Depri Ditemukan Meninggal Di Sungai Keruh


TECHBURGER.ME - Peristiwa inovasi mayat pria kembali terjadi di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.


Kali ini tepatnya di jalan Talang Bekale - Tebing Bulang Dusun V1 Desa Tebing Bulang Timur Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Muba pada Sabtu (15/6/2019).

Informasi menyebutkan, mayat pria tanpa indentitas itu, pertama kali ditemukan Ciong, warga setempat pada pukul 05.00 WIB yang hendak pergi menyadap karet ke kebun.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Paur Humas Polres Muba Ipda Nazarudin ketika dikonfirmasi, Sabtu (15/6/2019) membenarkan inovasi mayat pria tersebut.

"Ya, benar telah ditemukan mayat pria di wilayah dusun Talang Bekale Desa Tebing Bulang Timur Kecamatan Sungai Keruh sekitar pukul 05.00 wib," ucapnya.

Terangnya, dari hasil olah TKP Polsek Sungai Keruh Resort Muba. Diketahui mayat pria itu berjulukan Depri (32) warga jalan Muhammadyah no 0046/006 Pasar Pendopo Kabupaten PALI.

Sementara pada badan korban ditemukan luka lecet pada bab pungung, luka lecet di lengan dan luka lecet di kaki serta dari ekspresi keluar buih.

Lanjutnya, dari hasil identifikasi di seputaran TKP, tidak ditemukan barang berharga. Usai olah TKP, mayat korban eksklusif dibawa ke Puskesmas Tebing Bulang Kecamatan Sungai Keruh untuk dilakukan visum luar oleh petugas puskesmas.

Pihak Polsek Sungai Keruh eksklusif menghubungi paman korban Ali (58) warga Pendopo untuk serah terima jenazah.

Dari keterangan paman korban ini, diketahui korban semasa hidup mengalmai ganguan jiwa dan mempunyai penyakit ayan.

"Berdasarkan keterangan paman korban. Korban ada gangguan jiwa dan penyakit ayan," terangnya.

Terkait janjkematian Depro, pihak keluarga jorban menolak untuk dilakukan visum. /red/

Sumber : KR Sumsel



Laki- Laki Mengapung Di Sungai Dawas Ialah Imam Satria


TECHBURGER.ME - Warga Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin mendadak heboh. 

Jenazah Imam Satria ketika dibawa ke RSUD Sungai Lilin (FOTO: Meteor Sumsel)
Pasalnya ditemukan sesosok mayat pria yang mengapung di pinggiran Sungai Dawas Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (22/6/2019) pukul 08.30 WIB.

Dari informasi yang didapat, inovasi mayat pria dalam kondisi sudah membengkak ini, pertama kali ditemukan oleh warga setempat.

Hingga risikonya dilaporkan ke Mapolsek Sungai Lilin Resort Polres Muba dan dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Identitas mayat korban diketahui berjulukan Imam Satria (36) warga  RT 09 Dusun III Desa Pinag Banjar, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba.

Menurut keterangan orang bau tanah korban  Muhammad Umar menyampaikan bahwa korban menghilang semenjak tiga hari yang kemudian dan tidak ada komunikasi dengan keluarga.    


Sementara itu Kepala Desa Pinang Banjar Aman Mahmud ketika dimintai keterangan  menyampaikan memang benar itu warganya dan kami sejauh ini juga belum tau motif kejadian di temukan  sesosok mayat tersebut.

"Selain itu juga, kami  berharap kepada pihak kepolisian biar sanggup mengungkap kasus ini  dan motifnya apa, biar tidak timbul fitnah atau gosip bagi masyarakat banyak terkait dengan kejadian tersebut yang terjadi," ungkapnya.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando, SH, MSi, membenarkan inovasi sesosok mayat pria di wilayah hukumnya.

"Ya pagi ini telah ditemukan sesosok mayat pria mengapung. Tepatnya di pinggiran Sungai Lilin Dusun IV Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin," ucapnya usai melaksanakan pengecekan di TKP.

"Selanjutnya mayat korban kita bawa ke RSUD Sungai Lilin, untuk dilakukan visum. Dari investigasi oleh dokter terhadap mayat korban. Tidak ditemukan adanya luka pada badan luar jenazah," tegasnya.

Saat ini mayat korban sudah kita serahkan dan di ambil pihak keluarga (Ibu korban) yang disaksikan Kepala Desa Pinang Banjar. 

Sementara pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

"Hari ini mayat korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga dan dari pihak keluarga korban menolak untuk kita lakukan autopsi, " pungkasnya. /red/

Sumber : Sumsel Update