Taman Agro Penemuan Tphp Muba Ramai Dikunjungi Warga
TECHBURGER.ME - Warga Bumi Serasan Sekate sekarang mempunyai taman agrowisata, yaitu Taman Agro Inovasi TPHP yang gres saja dibangun Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan.
Tidak hanya ketika libur final pekan, namun masyarakat Muba juga beramai-ramai mengunjungi Taman Agro Inovasi TPHP di hari kerja. Selain itu disaat pelaksanaan Peda KTNA XIII nanti taman ini juga akan ramai dikunjungi para penerima KTNA.
“Taman Agrowisata ini terletak tidak jauh dari sentra Kota Sekayu, tepatnya di Jalan Sekayu - Pendopo KM 11," ujar Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex.
Terpisah, Kepala Dinas TPHP Muba Ir A Thamrin membenarkan bahwa Taman Agro Inovasi TPHP Muba ini dibangun untuk persiapan menyambut Peda KTNA XIII tingkat Sumsel pada 24 - 28 Juni nanti, nantinya penerima Peda KTNA dijadwalkan akan mengunjungi taman ini.
"Selain untuk persiapan KTNA, taman ini juga sengaja dibangun sebagai tempat agrowisata bagi masyarakat Kabupaten Muba maupun luar daerah. Silahkan yang ingin berkunjung, yang terpenting jangan merusak tumbuhan yang ada, tolong kita jaga bersama semoga taman agro penemuan ini tetap lestari hingga nanti," ujarnya
Diinformasikan, ditaman agro penemuan TPHP tersebut ditanamu sayur dan buah-buahan menyerupai sayur kol, labu kuning, labu manis, jagung, pepaya dan lainnya. Pemkab Muba berharap pengunjung yang tiba ke taman tersebut mendapat edukasi terkait pengembangan jenis-jenis tumbuhan itu.
Sementara itu, salah seorang pengunjung Meila (32) menyampaikan keberadaan taman agro penemuan TPHP Muba sangat membantu dirinya dalam mencarikan tempat berlibur untuk keluarga. Karena selain lokasi liburan keluarga juga sanggup diberi edukasi terkait tumbuh-tumbuhan yang ada di taman itu.
"Keberadaan taman wisata ini sangat membantu bagi kita mencari wisata edukasi bagi anak-anak, alasannya yaitu tidak perlu keluar daerah, selain bawah umur sanggup bermain disini mereka juga mendapat edukasi terkait tumbuhan yang ada, maklum anak kecil kan banyak tanya, jadi setiap tumbuhan yang ada ditanya sama mereka,” kata pengunjung. /red/
